Gerbang Logika | Jenis Dasar dan Fungsinya

Gerbang Logika | Jenis Dasar dan Fungsinya: Pelajari pengertian, jenis-jenis dasar seperti AND, OR, NOT, serta bagaimana gerbang logika ini digunakan dalam rangkaian elektronik.

Gerbang Logika | Jenis Dasar dan Fungsinya

Dalam dunia elektronik dan komputer, gerbang logika adalah blok dasar dari sistem digital. Gerbang logika adalah rangkaian elektronik yang melakukan operasi logika pada satu atau beberapa sinyal input untuk menghasilkan sinyal output. Pada artikel ini, kita akan mengenal beberapa jenis dasar gerbang logika dan fungsinya.

Jenis-Jenis Dasar Gerbang Logika

  • Gerbang AND
  • Gerbang OR
  • Gerbang NOT
  • Gerbang NAND
  • Gerbang NOR
  • Gerbang XOR
  • Gerbang XNOR
  • 1. Gerbang AND

    Gerbang AND memiliki dua atau lebih input dan satu output. Output bernilai tinggi (1) hanya jika semua input bernilai tinggi (1).

    Simbol:

    A AND B = Q

    Persamaan logika:
    Q = A * B

    Tabel Kebenaran:

  • 0 AND 0 = 0
  • 0 AND 1 = 0
  • 1 AND 0 = 0
  • 1 AND 1 = 1
  • 2. Gerbang OR

    Gerbang OR memiliki dua atau lebih input dan satu output. Output bernilai tinggi (1) jika salah satu atau semua input bernilai tinggi (1).

    Simbol:

    A OR B = Q

    Persamaan logika:
    Q = A + B

    Tabel Kebenaran:

  • 0 OR 0 = 0
  • 0 OR 1 = 1
  • 1 OR 0 = 1
  • 1 OR 1 = 1
  • 3. Gerbang NOT

    Gerbang NOT, juga dikenal sebagai inverter, memiliki satu input dan satu output. Output adalah kebalikan (invers) dari input.

    Simbol:

    NOT A = Q

    Persamaan logika:
    Q = \(\overline{A}\)

    Tabel Kebenaran:

  • NOT 0 = 1
  • NOT 1 = 0
  • 4. Gerbang NAND

    Gerbang NAND adalah kebalikan dari gerbang AND. Output bernilai rendah (0) hanya jika semua input bernilai tinggi (1).

    Simbol:

    NAND A, B = Q

    Persamaan logika:
    Q = \(\overline{A * B}\)

    Tabel Kebenaran:

  • 0 NAND 0 = 1
  • 0 NAND 1 = 1
  • 1 NAND 0 = 1
  • 1 NAND 1 = 0
  • 5. Gerbang NOR

    Gerbang NOR adalah kebalikan dari gerbang OR. Output bernilai rendah (0) jika salah satu atau semua input bernilai tinggi (1).

    Simbol:

    NOR A, B = Q

    Persamaan logika:
    Q = \(\overline{A + B}\)

    Tabel Kebenaran:

  • 0 NOR 0 = 1
  • 0 NOR 1 = 0
  • 1 NOR 0 = 0
  • 1 NOR 1 = 0
  • 6. Gerbang XOR

    Gerbang XOR (Exclusive OR) menghasilkan output tinggi (1) jika jumlah input yang tinggi (1) adalah ganjil.

    Simbol:

    XOR A, B = Q

    Persamaan logika:
    Q = A \(\oplus\) B

    Tabel Kebenaran:

  • 0 XOR 0 = 0
  • 0 XOR 1 = 1
  • 1 XOR 0 = 1
  • 1 XOR 1 = 0
  • 7. Gerbang XNOR

    Gerbang XNOR (Exclusive NOR) adalah kebalikan dari gerbang XOR. Output bernilai tinggi (1) jika jumlah input yang tinggi (1) adalah genap.

    Simbol:

    XNOR A, B = Q

    Persamaan logika:
    Q = \(\overline{A \oplus B}\)

    Tabel Kebenaran:

  • 0 XNOR 0 = 1
  • 0 XNOR 1 = 0
  • 1 XNOR 0 = 0
  • 1 XNOR 1 = 1
  • Kesimpulan

    Gerbang logika adalah komponen utama dalam desain rangkaian digital. Memahami berbagai jenis gerbang logika dan fungsinya adalah langkah pertama dalam mempelajari lebih dalam tentang elektronik digital dan pemrograman komputer. Dengan mempelajari dan menggabungkan gerbang logika, kita dapat menciptakan sistem yang kompleks dan inovatif.

    Summary

    Gerbang Logika | Jenis Dasar dan Fungsinya

    header - logo

    The primary purpose of this project is to help the public to learn some exciting and important information about electricity and magnetism.

    Privacy Policy

    Our Website follows all legal requirements to protect your privacy. Visit our Privacy Policy page.

    The Cookies Statement is part of our Privacy Policy.

    Editorial note

    The information contained on this website is for general information purposes only. This website does not use any proprietary data. Visit our Editorial note.

    Copyright Notice

    It’s simple:

    1) You may use almost everything for non-commercial and educational use.

    2) You may not distribute or commercially exploit the content, especially on another website.