{"id":453727,"date":"2024-08-19T17:57:14","date_gmt":"2024-08-19T17:57:14","guid":{"rendered":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/?p=453727"},"modified":"2024-10-14T06:58:29","modified_gmt":"2024-10-14T06:58:29","slug":"persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/","title":{"rendered":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor"},"content":{"rendered":"<p class=\"sidekick\">Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor: Penjelasan komprehensif tentang kedalaman penetrasi medan magnet dalam superkonduktor.<\/p>\n<h2>Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor<\/h2>\n<p>Superkonduktor adalah bahan yang dapat menghantarkan listrik dengan resistansi nol pada suhu di bawah titik kritis tertentu. Fenomena ini pertama kali ditemukan oleh Heike Kamerlingh Onnes pada tahun 1911. Ketika sebuah bahan menjadi superkonduktor, ia menunjukkan efek Meissner, yaitu kemampuan untuk mengusir medan magnet dari interiornya. Untuk memahami bagaimana superkonduktor bekerja, salah satu konsep yang penting adalah <i>kedalaman penetrasi London<\/i>.<\/p>\n<h2>Apa itu Kedalaman Penetrasi London?<\/h2>\n<p>Kedalaman penetrasi London adalah jarak di mana medan magnet menurun secara eksponensial di dalam superkonduktor. Ini berarti medan magnet tidak dapat menembus lebih dalam dari jarak ini ke dalam bahan superkonduktor. Kedalaman penetrasi London dilambangkan dengan \u03bb<sub>L<\/sub> dan penting untuk memahami sifat elektromagnetik dari superkonduktor.<\/p>\n<h2>Persamaan Kedalaman Penetrasi London<\/h2>\n<p>Persamaan yang digunakan untuk menghitung kedalaman penetrasi London dalam superkonduktor adalah:<\/p>\n<p>\u03bb<sub>L<\/sub> = \\(\\sqrt{\\frac{m}{\\mu_0 * n * e^2}}\\)<\/p>\n<p>Di mana:<\/p>\n<p><u1><\/p>\n<li>\u03bb<sub>L<\/sub> adalah kedalaman penetrasi London<\/li>\n<li>m adalah massa elektron<\/li>\n<li>\u03bc<sub>0<\/sub> adalah permeabilitas ruang hampa<\/li>\n<li>n adalah densitas elektron superkonduksi<\/li>\n<li>e adalah muatan elektron<\/li>\n<p><\/u1><\/p>\n<h2>Mengapa Kedalaman Penetrasi London Penting?<\/h2>\n<p>Kedalaman penetrasi London sangat penting karena ia memberikan informasi tentang bagaimana medan magnet berperilaku di dalam superkonduktor. Ini membantu dalam desain perangkat superkonduktor seperti magnet superkonduktor, kabel transmisi listrik, dan perangkat penyimpanan energi.<\/p>\n<p>Selain itu, dengan mengetahui \u03bb<sub>L<\/sub>, kita bisa memahami lebih baik tentang sifat fisika dan kondisi operasional dari superkonduktor. Sebagai contoh, kedalaman penetrasi London juga mempengaruhi fenomena lain dalam superkonduktor, seperti vorteks magnetik yang muncul dalam superkonduktor tipe II.<\/p>\n<h2>Aplikasi Praktis dari Superkonduktor dan Kedalaman Penetrasi London<\/h2>\n<p><o1><\/p>\n<li><strong>Magnet MRI:<\/strong> Mesin MRI menggunakan magnet superkonduktor untuk menghasilkan medan magnet yang sangat kuat. Sifat ini memungkinkan untuk memperoleh gambar resolusi tinggi.<\/li>\n<li><strong>Transmisi Daya:<\/strong> Superkonduktor digunakan dalam kabel transmisi listrik untuk mengurangi kehilangan daya akibat resistansi.<\/li>\n<li><strong>Kereta Maglev:<\/strong> Kereta yang menggunakan levitasi magnetik (Maglev) memanfaatkan medan magnet yang dihasilkan oleh magnet superkonduktor untuk mengurangi gesekan dan mempercepat kereta.<\/li>\n<p><\/o1><\/p>\n<p>Dengan memahami persamaan kedalaman penetrasi London, kita dapat lebih baik mengembangkan dan menerapkan teknologi superkonduktor untuk berbagai keperluan. Superkonduktor menjanjikan banyak potensi untuk masa depan teknologi yang efisien dan inovatif.<\/p>\n<h2>Summary<\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/persamaan_kedalaman_penetrasi_london_memahami_superkonduktor.png\" alt=\"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor\" style=\"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;\"\/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor: Penjelasan komprehensif tentang kedalaman penetrasi medan magnet dalam superkonduktor.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_generate-full-width-content":"","footnotes":""},"categories":[107],"tags":[],"class_list":["post-453727","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized-id","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v17.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor: Penjelasan komprehensif tentang kedalaman penetrasi medan magnet dalam superkonduktor.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor: Penjelasan komprehensif tentang kedalaman penetrasi medan magnet dalam superkonduktor.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Electricity - Magnetism\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-19T17:57:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-10-14T06:58:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/persamaan_kedalaman_penetrasi_london_memahami_superkonduktor.png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Matan\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/\",\"name\":\"Electricity - Magnetism\",\"description\":\"All about electricity and magnetism.\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#primaryimage\",\"inLanguage\":\"id\",\"url\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/persamaan_kedalaman_penetrasi_london_memahami_superkonduktor.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/persamaan_kedalaman_penetrasi_london_memahami_superkonduktor.png\",\"width\":800,\"height\":800,\"caption\":\"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#webpage\",\"url\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/\",\"name\":\"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#primaryimage\"},\"datePublished\":\"2024-08-19T17:57:14+00:00\",\"dateModified\":\"2024-10-14T06:58:29+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/#\/schema\/person\/68f28ba0ad08ef355b436c5222a40b29\"},\"description\":\"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor: Penjelasan komprehensif tentang kedalaman penetrasi medan magnet dalam superkonduktor.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/electricity-magnetism-page\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor\"}]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/#\/schema\/person\/68f28ba0ad08ef355b436c5222a40b29\",\"name\":\"Matan\",\"url\":\"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/author\/matan\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor","description":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor: Penjelasan komprehensif tentang kedalaman penetrasi medan magnet dalam superkonduktor.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor","og_description":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor: Penjelasan komprehensif tentang kedalaman penetrasi medan magnet dalam superkonduktor.","og_url":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/","og_site_name":"Electricity - Magnetism","article_published_time":"2024-08-19T17:57:14+00:00","article_modified_time":"2024-10-14T06:58:29+00:00","og_image":[{"url":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/persamaan_kedalaman_penetrasi_london_memahami_superkonduktor.png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Matan","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/#website","url":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/","name":"Electricity - Magnetism","description":"All about electricity and magnetism.","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#primaryimage","inLanguage":"id","url":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/persamaan_kedalaman_penetrasi_london_memahami_superkonduktor.png","contentUrl":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/persamaan_kedalaman_penetrasi_london_memahami_superkonduktor.png","width":800,"height":800,"caption":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#webpage","url":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/","name":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#primaryimage"},"datePublished":"2024-08-19T17:57:14+00:00","dateModified":"2024-10-14T06:58:29+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/#\/schema\/person\/68f28ba0ad08ef355b436c5222a40b29"},"description":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor: Penjelasan komprehensif tentang kedalaman penetrasi medan magnet dalam superkonduktor.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/persamaan-kedalaman-penetrasi-london-memahami-superkonduktor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/electricity-magnetism-page\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Persamaan Kedalaman Penetrasi London | Memahami Superkonduktor"}]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/#\/schema\/person\/68f28ba0ad08ef355b436c5222a40b29","name":"Matan","url":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/author\/matan\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/453727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=453727"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/453727\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=453727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=453727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.electricity-magnetism.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=453727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}